Sampingan

Setelah mempelajari “Skema Akuntasi Umum” dan “Skema Akuntansi Biaya” hal terpenting selanjutnya yang diharapakan dari seoarang Manager akuntasi adalah kemampuan menyusun “Manual Akuntasi” yaitu meliputi bidang bidang yang di menjadi responsibility divisi yang dibawahinya.  Hal ini biasanya mutlak diperlukan oleh perushaan maju guna menyaring kandidat calon yang kompeten di bidangnya, untuk menduduki salah satu jabatan strategis di perusahaan tersebut.

Apa itu Akunting Manual? Akunting Manual adalah suatu Guedance atau Petunjuk Dasar bagi setiap personil yang ada pada dvivisi Akuntasi.  Bedanya dengan SOP Akunting :?

Secara sederhana dapat dikatakan SOP adalah terjemahan yang lebih detail dari pokok pokok yang ada pada Akunting Manual. Jadi sebelum SOP dibuat semestinya dibuatkan terlebih dahulu Akunting Manual,  karena SOP tanpa Akunting Manual ibarat lembaran yang berdiri sendiri, sehingga sering menimbulkan kontradiksi dan pemahaman yang kurang tepat di tingkat low manajemen. Terkadang oleh seorang manager hal ini memang disengaja untuk membatasi pengetahuan anak buahnya (mungkn takut dilengserkan :mrgreen: ). Namun tidak sedikit perusahaan yang tidak mempunyai Akunting Manual karena ketertinggalan informasi akuntansi dibanding peruhaan yang sudah maju.

Untuk lebih jelasnya akunting Manual adalah sebuah buku yang berisikan kegiantan yang dilakukan dalam divisi akuntasi yang meliputi petunjuk, batasan pekerjaan, tanggung jawan dan wewenang, persyaratan penempatan karyawan,  Serta man power yang dibutuhkan. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat pada daftar isi dari akunting manual berikut:

Presentation2

Bagaimana anda bisa memahami jika masih telalu umum berikut daftar is yang cukup lengkap :

Presentation3

Nah selamat mencoba menyusun Akuntansi Manual di tempat anda semoga bermamfaat :cool:

Accounting Manual-Finalisasi Syarat yang dibutuhkan dari seorang Accounting Manager

Persiapan Jadi Manager : Skema Cost Akutansi

Setelah mengetahui skema Akuntansi Umum selanjutnya yang perlu di ketahui adalah skema Akuntasi Biaya (perusahaan manufaktur). Walau skema ini berbasis pada skema perusahaan manufacture namun bisa disesuaikan dengan perusahan services dan retail lainnya yang memiliki struktur biaya produksi

Gambar

Jika skema akuntasi ini sudah anda kuasai dan mengenal aspek serta factor yang melingkupinya, maka pengetahuan anda sudah cukup untuk memimpin suatu divisi akuntasi, namun akan lebih lengkap jika anda mengenal skema pajak yang akan ditampilkan pada artikel terpisah.

Ingat Funsi utama seorang pemimpin adalah Solving Problem bukan Trouble Maker :mrgreen: maka anda benar benar harus mencermati dan mempelajari segala aspek yang berhbungan dengan skema ini ditempat anda bekerja, Selamat belajar!

Pesan untuk pak JOKOWI, cara mengatasi kemacetan di Jakarta.

Beberapa waktu yang lalu ketika salah salah satu Televisi Swasta nasional memberitakan tentang kemungkinan Jakarta akan lumpuh total pada tahun 2014 karena kemacetan, timbul pemikiran bagi saya untuk ikut memikirkan apa yang telah, sedang dan akan terjadi dimasa yang akan datang sehubungan dengan kemacetan lalu lintas. Khususnya untuk Jakarta dan kota kota besar lainya di Indonesia, kemacetan adalah suatu hal yang sangat menguras energi waktu dan biaya yang luar biasa. Untuk itu tulisan ini ini saya tujukan khususnya  untuk gubernur DKI Jakarta bapak Jokowi dan seluruh pihak yang terkait termasuk Dephub dan Kepolisian lalu lintas serta para pejabat Gubernur dan Bupati di seluruh Indonesia pada umumnya. Tentunya ide yang saya sampaikan ini saya harapkan bisa dimplementasikan sebelum prediksi mengenai kelumpuhan Jakarta benar-benar terjadi. Saya yakin walau semua penduduk Jakarta menggunakan kendaraan pribadi, apbila ide ini diimplementasikan Jakrta tidak akan Lumpuh akibat macet.

Semua kita sudah mengetahui apa yang dsebut dengan macet bukan?  Namun seberapa besar keperdulian tentang kemacetan ini diimplementasikan dengan didahului oleh studi dan analisa yang baik. Banyak sekali yang mengaku pakar tranportasi mengemukakan tentang penyebab kemacetan dan upaya yang ditempuh untuk meminimalisasi kemacetan tersebut. Antara lain yang dilakukan adalah Kawasan 3 in 1, pembatasan atau clean area kendaraan R2, Car Free Day Jalur khusus bus way, jalur kiri khusus motor (faktanya jalur cepat hanya untuk mobil pribadi :D agar ngak macet) dll. Namun semua itu terbukti tidak memberikan hasil sesuai yang diharapakan. Sering juga pejabat Negara seperti Gubernur atau Parlemen melakukan study banding ke Luar Negeri dengan tujuan untuk mempelajari dan mengatasi masalah ini, akan tetapi yang didapat tidak lebih sekdar jalan-jalan keluar negeri alias plesiran dan menggunakan uang hasil keringat buruh untuk hal hal yang tidak berguna (heks heks soalnya pajak umumnya sumbernya dari buruh lo pak, PPh21, PPN, PPH Badan hasil keringat buruh kan. Kalau ngak ada buruh pajak tersebut ngak ada kan? dan sebagain Retribusi dan PBB juga dari penduduk yang berprofesi buruh lo pak. :) Kalau diperhatikan masalah kemacetan bukanlah studi banding dan sejenisnya tapi Masalah kemauan untuk membaca situasi dan mengmbil kebijakan yang tepat untuk mengatasinya.

Berbicara mengenai Lalu lintas berarti bicara Arus. Dalam pengertian sehari hari sebagaimana yang saya pahami arus adalah aliran atau mengalir, yang bisa diumpamakan seperti aliran air. Ketika arus tertahan maka akan terjadi kemacetan jika arus itu berupa aliran air maka akan terjadi luapan yang dalam skala besar disebut banjir. Kondisi ini dalam lalu litas sering kita jumpai ketika pengendara sepeda motor meluap keluar jalan alias Trotoar :) . Dari sini kita dapat kata kunci bahwa kemacetan itu adalah arus yang meluap karena tertahan, :mrgreen: Nah kalau begitu untuk mengatasi kemacetan caranya cuma satu yaitu menghilangan sesuatu yang menghambat Arus:! hehehe simple sekali  ya :?   Ya sebenarnya masalah kemacetan adalah masalah simple jika ditangani dengan benar dan serius.

Untuk lebih jelas mengenai kondisi lalau lintas di Indonesia saat ini dan khususnya di Jakarta silahkan melihat gambar berikut:

Jika diperhatikan dengan seksama maka akan terlihat dalam kondisi yang tertib sekalipun kemacetan tidak dapat di hindari. Coba perhatikan posisi pertigaan dan lebih lebih perempatan. Pada posisi ini aliran kendaraan dari suatu arah sangat tidak terkontrol dimana setiap kendaraan bebas menuju kearah mana yang mereka mau, meskipun itu menggangu arus dari arah lain. Lebih tepatnya adalah arus yang saling menggangu sehingga terjadi benturan arus yang sangat besar. Belum lagi akibat dari kendaran yang berputar balik untuk jalan yang sempit. Kita bisa bayangkan jika arus ini adalah air maka jelas tidak ada lagi yang namanya sungai karena yang mungkin adalah setiap perempatan akan berubah menjadi danau atau banjir, atau dalam kondisi lalu lintas kita tidak butuh lagi perempatan jalan karena yang dibutuhkan adalah dataran luas terbebas bangunan dan trotoar agar setiap kendaraan dapat bergerak kearah mana saja yang mereka mau. Minimal untuk lebih lancar setiap pertigaan dan perempatan harus dibuatkan Bundaran HI supaya arus bisa bergerak berputar sebelum menuju arah yang di inginkan (wowow bagaimana pepbebasan lahanya ya).

So bagaimana mengatasinya pak?  Kalau saja dari dahulu Pemkot DKI Jakarta yang membidangi transportasi dan lalu lintas mau sedikit berpikir bekerja dengan benar atau tidak hanya berpikir Jabatan dan Uang, masalah ini tidak akan terjadi, dan efisiensi akan sangat besar diperoleh diantaranya:

:arrow: Waktu di jalan dapat terukur atau diestimasi. ( Jarak dan waktu tempuh bisa dihitung)

:arrow: Stress di jalan sangat berkurang bahkan bisa dihilangkan (sudah ngak macet)

:arrow: Pemakaian bahan bakar dapat di hemat. (waktu di jalan jauh lebih pendek)

:arrow: Ketertarikan untuk menggunakan angkutan umum naik (lancar bo ngak capek dibanding bawa kendaran sendiri)

:arrow: Kecelakaan bisa di tekan. (tidak ada adu kambing)

:arrow: Biaya perbaikan R4 atau lebih akibat serempetan dijalan turun drastis (ngak saling serobot di kemacetan atau di persimpangan)

:arrow: Tidak perlu banyak petugas lalu lintas dan dishub. (sebagian bisa di pecat ;) karena ngak bekerja untuk melayani rakyat, banyak terlihat di jalan setelah digaji rakyat malah jadi pungli rakyat harusnya kan melayani rakyat)

:arrow: Tidak perlu adanya Pak Ogah (sebagian dipekerjakan pak Pol :mrgreen: )

:arrow: Tidak banyak pungli (tilang-akal-akalan yang menyengsarakan rakyat)

:arrow:   Parkir di jalan akan hilang (takut keseret / keserempet arus).

:arrow:   dll yang belum di jabarkan

Untuk lebih jelasnya dapat melihat gambar ke 2 berikut:

Tampa penjelasan panjang lebar dapat disimpulkan bahwa Kemacetan dapat di hilangkan dengan cara mengatur arus tetap mengalir, yaitu dengan satu satunya cara membuat setiap jalan raya menjadi satu arah. Apakah itu mungkin? Ini sangat mungkin jika Pemprov DKI Jakarta mau memulai untuk mencoba. Kuncinya adalah

  1. Sediakan pasangan jalan dan jalan penghubungnya seperti gambar ke dua (bayangkan seperti tangga bambu) agar bisa mencapai lokasi yang di inginkan pengguna.
  2. Setiap persimpangan hanya memberikan 2 alternatif  yaitu lurus atau belok sesuai arus yang ada.

Sebagai contoh untuk aplikasi

  1. Jalan Sudirman dan lurusannya di gunakan untuk dari wilayah selatan Jakarta mnuju Arah Utara, sementara Jalan Rasuna Said dan lurusannya digunakan untuk menuju arah selatan. Jakarta
  2. Jalan Casa Blanka dan terusannya menuju arah Timur, Jalan Kali Malang-Gatsu dan terusannya menuju arah barat.

Demikian juga dengan jalan jalan yang lain di upayakan untuk satu arah dimana jalan yang sejajar paling berdekatan harus berlawanan arah. Jeka ide ini cocok petugas terkait tinggal menentukan arah masing masing jalan. Susah? Bagi saya memeang susah tapi bagi pemprove mestinya ngak susahlah.

Jalan dua arah seperti yang ada saat ini hanya cocok dan bisa diaplikasikan untuk jalanan komplek perumahan dimana penggunaka bukan dari kalangan umum. (ini baru tidak akan macet :mrgreen: )

Satu satunya kelemahan metode ini adalah jarak dari suatu tempat ke tempat lain  mungkin menjadi sedikit lebih jauh akan tetapi semua terbayar dengan kelancaran. Dalam perspective lain bisa juga jarak berangkat lebih jauh sementara jarak pulang tetap atau sebaliknya. Kelebihan dalam jarak tempuh ini mengkin bertambah secara rata rata 5 % sementara waktu yang dihemat bisa mencapai 70 %, :D keren ngak tuh. :cool:

Untuk Pak Jokowi dan jajarannya yang barangkali sempat membaca thread ini mohon dipertimbangkan ya? Aplikasi metode ini dapat bapak lihat langsung di Singapore, khususnya Orchard Road sampai Marina Bay.

Semoga bermamfaat.

Persiapan Jadi Manager : Penguasaan Skema Akuntansi sebagai Syarat Dasar jadi Manager Akuntansi

Hallo sahabat semua,

Ternyata tidak gampang untuk bisa menulis dengan baik dan konsisten walaupun ingin bisa selalu menyajikan tulisan-tulisan dari pengalaman pribadi akan tetapi waktu tidak yang ada bisa kompromi :mrgreen:   Tapi disela sempitnya waktu yang ada, saya coba untuk menyampaikan satu artikel yang mungkin juga tidak popular tapi setidaknya me-refresh kembali bagi rekan rekan yang saat ini bekerja di divisi akuntansi sehingga dapat juga manata ulang kembali visi untuk kehidupan kedepannya.

Banyak diantara kita saat ini menjalani pekerjaan rutinitas, dan sangat sedikit yang menguasai pekerjaan tersebut dalam kondisi menyeluruh (Comprehensive) dalam divisinya. Hal ini mencerminkan bahwa kita masih sebagai bawahan atau bermental bawahan. Untuk bisa meningkat kulaitas hitup ke tingkat taraf kehidupan yang lebih baik kita dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas dalam bidang yang kita geluti ini, tak terkecuali dengan Akuntansi. Pada saat anda bekerja di bagian Account Payable (AP), Account Receivable (AR), Kasir atau Clerikal pada Documen Filing, banyak yang tidak sadar bahwa anda telah dibuatkan suatu kurungan dimana jika anda tidak berusaha keluar maka hidup anda sebatas tepi-tepi kurungan yang telah ditentukan tersebut, sampai saat anda mungkin di pindah kebagian lain (kurungan lainya). Demikianlah pola hidup yang sering kita berlangsung pada umumnya. Untuk membebaskan diri dari kurungan ini kita harus mengetahui apa apa yang ada di luar kurungan dan meningkatkan pengetahuan agar bisa membaca situasi dan mengetahui jumlah kurungan yang ada sehingga suatu saat anda yang di tunjuk menjadi pengelola dari kurungan-kurungan tersebut.

Untuk anda yang bekerja di akuntasi saya ingin memberikan Skema ringkas tentang ruang lingkup kerja Akuntasi (General Accounting ). Dari Skema ini anda diharapkan bisa memahami aspek aspek pengetahuan apa saja yang perlu anda tingkatkan untuk menguasainya skema ini.  Jika anda ditanya tentang pekerjaan Akuntansi dengan sendirinya anda akan tahu apa yang terdapat dibalik sekma yang ada ini. Skema ini tidak mengajarkan anda bagian perbagian namun upaya anda meningkatkan diri anda dengan mencari tahu dari lingkungan anda adalah upaya pembelajaran yang sangat baik. Saya tidak mungkin mengajari anda karena kemampuan belajar datang dari keingin tahuan yang tinggi dan upaya memhami dengan berbagai cara yang mungkin. Silahkan lihat skema akuntasi umum berikut, jika anda belum mengetahui masing-masing bagian serta aspek aspek yang terkait dengan kegiatan pada sekema maka mulailah mempelajarinya.

Jika anda sudah memiliki pengetahuan yang cukup luas dan mampunyai pengalaman dalam pelaksanaan dari poin-poin skema akuntasi ini berati anda telah memiliki modal pengetahuan yang cukup untuk memimpin suatu bagian Akuntasi. Namun masih akan perlu pengetahuan tambahan untuk akuntasni biaya dan perpajakan yang nanti akan saya lanjutkan di artikel berikutnya: Selamat Belajar mandiri, tigkatkan kualitas diri anda sebelum anda menyesali nasip yang tidak berubah.

Salam Tet4p Sem4ngat.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Salam Tet4p Sem4ng4t

Hai teman teman, ade-adek, kakak-kakak ibu-ibu bapak-bapak, ladies & gentlemen. Tampa terasa kita sudah memasuki hari hari terakhir Bulan Ramadhan. Banyak dari kita yang sudah berangkat atau siap siap mudik ke kampung halaman membawa cerita dan kenangan dari padatnya kesibukan rutinitas sehari hari. Sebagian yang lain bertahan di kota untuk menghindari padatnya arus mudik yang disertai terik matahari atau hujan diperjalanan, khususnya bagi rekan-rekan yang menggunakan Roda Dua atau motor.  Ada juga yang sudah berada di kapung halaman sehingga tidak perlu melakakuakan perjalanan Mudik :D

Saya mungkin sudah di kenali sebagai komentator Blog Roda Dua, khususnya “Indomotoblog” dengan komentar-komntar yang mungkin saling bersebrangan dengan beberapa rekan di ujung keyboard sana. Namun semua itu hanyalah sebagai bagian dari upaya sosialisasi dan expresi diri sehingga membentuk atau menggambarkan karakter yang saya punya. Terlepas dari itu semua tentu banyak ucapan dan kata kata yang mungkin tidak berkenan di hati reka-rekan sekalian, oleh karenanya dalam menyambut 1 Syawal 1433 H tak lupa saya ucapkan :

Semoga amal ibadah kita diterima disisi Allah SWT dan dihapuskan dosa dosa yang telah lalu sehingga menjadi suci seperti bayi yang baru dilahirkan, amin!

 

Perencanaan Keuangan, langkah awal menuju sukses

Salam Tet4p Semang4t,

Hai friend, salam jumpa. Ini adalah pertama kalinya saya mencoba menulis artikel di blog sederhana ini. Sebelumnya setelah mencoba mebuat blog dengan minim pengetahuan dan tanpa pengalaman bahkan dengan kondisi Gagap Teknologi :cool:   Baiklah untuk pertama ini bagi anda yang sudah bekerja akan tetapi masih sebagai pemula dan jauh dari kondisi ekonomi yang mapan, jangan berkecil hati. Bahwa kemapanan itu adalah suatu eskalasi dari cita-cita yang terencana dengan baik dengan dibarengi upaya pencapaian yang sangat kuat.

Saat ini banyak sekali pakar keuangan yang sudah dikenal masyarakat luas baik melaui informasi pemberitaan ataupun buku buku hasil karya cipanya yang dapat dimui di toko buku atau mungkin juga di dunia maya seperti blog. Banyak dari kita yang mencoba mempelajari dan bahkan mencoba meniru trik trik ataupun terapi yang sampaikan. Akan tetapi sejauh ini belum memberikan dapak sebagaimana yang diharapkan. Sebagain dari kita berputus asa dan sebagian lain mungkin berbalik mangacuhkan pesan yang telah mereka sampaikan. Anda tidaklah salah menyimpulkan apa yang anda dapatkan dan tentu saja berhak mengambil keputusan atau menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan yang anda inginkan.  Setelah mencoba trik trik atau terapi yang bagi anda itu hanyalah suatu yang sulit dilakukan atau tidak memiliki batas jangka waktu kesuksesan yang jelas. Sebagai orang yang berpengalaman di bidang keuangan tentu apa yang disampaikan para pakar tersebut melalaui buku atau seminar-seminar yang dilakukan tentulah bukan hanya suatu yang berisi pepesan kosong belaka. Hanya saja tidak semua orang dan bahkan banyak diantara kita yang tidak dapat merealisasikan ide-ide dan trik trik yang disampaikan untuk mencapai kesuksesan. Hal ini diperparah lagi dengan ekspektasi yang tinggi dari pembacanya yang tidak sesuai dengan hasil yang diperolah dalam jangka waktu yang cukup lama.

Banyak juga yang menjanjikan bahwa dalam waktu tertentu misalnya setahun, dua tahun atau tiga tahun kondisi akan berubah tetapi kenyataanya tetap saja seperti apa adanya dan bahkan menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Ini sering ditemui pada enterprenur pemula yang dijanjikan dalam motivasi yang diberikan sang pakar. Apa masalahnya? :(

Saya bukanlah pakar atau ahli keuangan yang dapat memberikan garansi atas keberhasilan keuangan pembaca sekalian akan tetapi saya hanya mencoba menyampaikan hal sistematis sederhana yang dapat dilakuakn sehingga dapat setiap saat mereview apakah anda sudah disiplin dalam mengelola keuangan yang ada, sehingga anda hidup dalam kondisi cukup konstan dan dapat mengantisipasi kondisi masa yang akan datang dan bahkan merencanakan hidup yang lebih layak.

Untuk lebih jelas apa yang dapat dilakaukn silahkan melihat tabel berikut:

Jika anda perhatiakan tabel diatas adalah perncanaan keuangan yang tertata dengan rapi dalam satu tahun. Dengan membuat perencanaan seperti itu anda dapat mengetahui dengan pasti kapan anda butuh uang dalam jumlah besar dan kapan hanya butuh untuk keperluan rutin, sehingga hal ini diharapkan akan dapat mengontrol pendapatan yang anda punyai untuk masa depan anda. Tentu dengan membuat perncanaan ini anda di tuntut untuk mematuhi jenis jenis pengeluaran yang ada, dan nilai uang yang ada. Jika anda telah membuat perencanaan ini tetapi tidak mematuhi perencanaan anda sendiri maka  tidak ada artinya anda membuat perencanaan ini dan anda juga tidak akan bisa merencanakan hidup anda lagi.

Setelah perncanaan ini dibuat maka akan kelihatan kondisi keuangan dalam satu tahun penuh pada tabel paling kanan. Buatlah perencanaan seperti ini untuk palaing tidak 5 tahun kedepan. Upayakan untuk meningkatkan penerimaan dan mengurangi pengeluaran yang tidak terencana. Jika anda disiplin pastilah anda akan melihat hasil keuangan yang positif yaitu saldo yang anda rencanakan akan tercapai bahkan lebih tinggi dari yang anda rencanakan tersebut. Periksalah saldo kauangan anda setiap bulan, dan bandingkan dengan perencanaan yang anda buat. Jika terjadi selisih dimana aktual lebih kecil berarti anda telah melakukan pengeluaran yang diluar batas yang anda rencanakan dan perlu dibuat adjustmen pengeluaran periode berjalan agar saldo anda menjadi sesuai. Satu satunya hal yang perlu anda lakukan adalah mematuhi pos pos pengeluaran yang anda rencankan.

Pos pengeluaran diatas hanyalah contoh belaka anda dapat mengembangkan sesuai dengan kondisi ril yang anda punyai misalnya mintenance Kendaraan (motor atau mobil), cicilan (KPR,KKB) akan tetapi upayakan item yang dibuat adalah untuk yang bersifat rutin. Sedang yang bukan rutin masukan saja kepada pengluaran “lai-lain”

Ok selamat mencoba.

Merancang Masa Depan

Barangkali Istilah ini tidaklah asing bagi bapak, ibu dan saudara sekalian, yang sering merenung dan berfikir tentang kondisi ekonomi keluarga yang saat ini masih jauh dari kemapanan. Mungkin juga saudara pemuda/di dan adek adek remaja yang masih bersekolah atau kuliah dengan biaya yang pas-pasan di kampus atau sekolah yang nyaris tak terdengar namanya jika dibandingkan kampus ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, UGM dan Universitas dalam negeri lainnya. Apalagi jika dibandingkan dengan Mahasiswa dari Universitas luar negeri yang konon pekerjaan mapan telah menanti mereka setelah lulus nanti tanpa harus pusing untuk menentukan Expekstasi Salary yang akan diterima. Jika meminjam istilah anak muda jaman sekarang kita ini lagi Galau menghadapai masa depan kita sendiri :?

Untuk Itu saya sebagai bagian dari bapak dan ibu sekalian ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman atas apa yang telah saya lalui dalam hidup saya. Tulisan yang akan saya coba sampaikan dalam blog sederhana ini secara umum akan memberi motivasi dan arahan tentang cara cara meningkatakan status ekonomi “Masarakat Pekerja/Karyawan” khususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya. Namun karena saya bergerak di bidang disiplin Ilmu Akuntansi, maka disamping menulis tentang Perencanaan Hidup, saya juga akan menulis mengenai Akuntansi, Perpajakan, Managemen Keuangan dan Kontrol Sosial. Mengenai garis-garis besar isi tulisan saya nantinya akan saya tulis dalam artikel tersendiri. Dengan topik topik yang ada ini, saya harapkan bapak, ibu dan saudara sekalian bisa berinteraksi dan berdiskusi sehingga apa yang menjadi tujuan dari kita semua akan tingkat kehidupan yang lebih baik semakin cepat terujud.

Tulisan pertama ini tidak memberikan apa apa namun saya yakin selanjutnya akan bermaksna apa-apa bagi bapak, ibu dan saudara sekalian. Selamat menikmati Kehidupan yang Lebih Baik.